Media Indonesia - Kasus Kekerasan Atas Nama Agama Meningkat
Penulis : Tosiani
Sabtu, 23 Juli 2011 19:35 WIB
MAGELANG--MICOM: Kasus kekerasan atas nama agama terus meningkat dalam dua tahun terakhir. Kasus kekerasan antara lain dilakukan dengan penutupan, penyegelan, dan pengrusakan tempat ibadah, serta penyerangan terhadap umat.
Fakta tersebut mengemuka saat seminar Penghayatan Imamat dalam Wawasan Pluralisme di Seminari St Petrus Kanisius, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (23/7). Ketua Moderate Muslim Society (MMS) Zuhairi Misrawi, menyebut, sedikitnya ada 59 kasus kekerasan terhadap agama pada 2009. Jumlahnya meningkat cukup significant pada 2010 menjadi 81. Dari 81 kasus itu, 49 atau 60% diantaranya terjadi di Jawa Barat. Sedangkan dari semua kasus itu, 34 kasus menimpa umat Kristen, dan 26 kasus menimpa Jamaah Ahmadiyah. "Kekerasan sebagian besar dilakukan oleh massa yang identitasnya tidak diketahui secara jelas. Sebagian lainnya dilakukan oleh aparat. Aksi intoleransi ini bisa mengancam keselamatan umat saat tidak berada jauh dari tempat ibadah dan sama sekali tidak sedang menjalankan ibadah," kata Zuhairi. Anggota Komisi II DPR RI Basuki Tjahaja Purnama menganggap pemahaman yang keliru umat terhadap ajaran agamanya membuat Pancasila tidak lagi cukup sakti untuk menaungi dan menenangkan situasi Indonesia yang sarat keberagamaan. "Konflik dan kesalahpahaman yang terjadi di Indonesia termasuk yang menyangkut soal agama dipicu oleh karakteristik kebanyakan masyarakat dan pemerintah yang memiliki paham keliru dalam masalah agama dan kepercayaan," katanya. (TS/OL-04)
No comments:
Post a Comment